Mengenal Macam-Macam Teknologi Layar Gadget, Ngaruh Buat Kesehatan Mata?

Monday, 4 Jul 2022


Siapa nih yang selama pandemi harus bekerja dari rumah atau work from home? Kondisi pandemi inilah yang bikin laptop, smartphone, tablet, dan gadget lainnya jadi perangkat penting buat kerja. Biar kamu nggak terdistraksi sama hal-hal lain dan makin semangat kerjanya, kamu tentu butuh teknologi layar gadget yang aman untuk kerja terutama untuk mata.

Saat ini ada beberapa macam teknologi layar yang beredar di pasaran yang digunakan pada laptop dan smartphone. Sebelum menentukan mana yang oke buat kamu kerja, sebaiknya kamu kenalan dulu yuk dengan jenis-jenis layar berikut:

  • AMOLED 

Mungkin sebagian dari kamu udah nggak asing ya sama teknologi layar yang satu ini. Pada umumnya, AMOLED menggunakan jenis layar OLED atau organic light-emitting diode, teknologi layar yang tiap pikselnya dapat menyala dan mati sendiri. Ini sangat berbeda dengan LCD yang membutuhkan lampu latar. Teknologi layar OLED ini kemudian dikembangkan oleh brand elektronik ternama asal Daegu, Korea Selatan, yaitu Samsung.

Teknologi AMOLED ini bisa membuat layar menjadi tipis, luas dan fleksibel, sehingga cocok diaplikasikan dalam berbagai device. Selain itu AMOLED mampu menampilkan warna hitam secara nyata, punya rasio kontras yang tak terbatas, cakupan warna lebih beragam dan bikin irit baterai. Tapi kalau kamu atur kecerahan layarnya di 100% ini malah bikin baterai boros lho! 

  • TFT LCD

TFT atau Thin Film Transistor ini merupakan jenis LCD atau Liquid Crystal Display yang membutuhkan backlight atau lampu latar. Cara kerjanya bisa memproyeksikan cahaya ke lapisan kristal cair untuk bisa menampilkan warna hingga menjadi gambar. Tipe layar ini biasa digunakan untuk televisi dan monitor. Desainnya tipis dan dari segi harga jauh lebih terjangkau. TFT LCD pun sering digunakan untuk smartphone pada spesifikasi pemula. 

TFT LCD memiliki tingkat kecerahan dan ketajaman warna yang tinggi, selain itu ketahanannya lebih bagus dibanding dengan layar OLED. Kamu nggak perlu khawatir, layar ini masih mudah dilihat di bawah paparan sinar matahari. Sementara untuk kekurangannya membutuhkan konsumsi daya yang tinggi dan terkadang sudut layar akan berbayang jika digunakan dalam waktu yang lama. 

  • Retina Display

Para pengguna produk Apple pasti sudah nggak asing sama layar ini! Retina Display yang dibuat oleh Apple ini memiliki resolusi tinggi. Layar ini menggabungkan antara elemen LCD dan AMOLED dengan resolusi yang sangat tinggi. Nggak heran kan kalau Retina Display ini bisa menampilkan gambar dan warna dengan tajam. 

Alasan Apple membuat layar ini karena katanya mata manusia akan sulit membedakan piksel dari layar ketika dilihat. Kelebihan dari memakai layar Retina Display adalah mata penggunanya jarang yang merasakan gatal atau capek ketika berhadapan dengan layar. Saat ini Retina Display hanya digunakan pada MacBook milik Apple, sehingga harganya masih jauh lebih tinggi daripada jenis layar lainnya. 

Nah, dari macam-macam teknologi layar yang  dijelaskan di atas, udah bisa menentukan dong mana layar yang paling tepat untuk kamu? Memang sih semua harus disesuaikan dengan kebutuhan serta budget yang kamu punya. Biar mata kamu nggak cepat kering di depan layar, jangan lupa untuk selalu sedia Braito Hijau atau Braito Tears di rumah, ya!